Sekilas Tentang VCD “Mereka Bertanya Tentang Manhaj Salaf..?”

Cover depan VCD \"Mereka Bertanya tentang Manhaj Salaf..?\" Izinkan kami memberikan sedikit ulasan tentang VCD “Mereka Bertanya Tentang Manhaj Salaf..?”. VCD ini diterbitkan oleh Yayasan Imam Bukhari, Jakarta atas acara Majelis Mubahasah Ke-3 Pimpinan Wilayah PERSIS Jawa Barat yang berjudul “Mengungkap Gerakan Salafi”. Acara ini diselenggarakan oleh PERSIS Wilayah Jawa Barat. Catatan: Kami telah berupaya untuk mencari informasinya di internet, namun belum menemukan sesuatu mengenai hal ini. Jika anda mengetahuinya, silahkan informasikan melalui komentar di bawah ini.

LATAR BELAKANG ((Di sini, kami hanya memberikan uraian ringkas agar tidak menyimpang dari judul pembahasan, sebatas yang kami ketahui. Kami berupaya untuk memberikan referensi/URL (jika kami temukan dari hasil pencarian kami di internet) bagi anda yang ingin mengetahuinya lebih lanjut.))
Sekitar 1 tahun yang lalu, Ustadz Abdul Hakim Abdat bersama rekan-rekan hafizhahumâllâh diundang oleh Persatuan Islam untuk memberikan materi / penjelasan tentang apa itu manhaj salaf, terutama tentang keterangan atas penggunaan ijma’ sahabat serta pemahaman mereka sebagai dasar dalam memahami Al-Qur’an dan Sunnah. Intinya PERSIS bertanya,

“mengapa tidak cukup hanya Qur’an dan Sunnah saja? Dalil apa yang mengharuskan pemahaman sahabat sebagai pedoman dalam memahami kedua sumber itu?”

Lantas dalam pertemuan itu, telah terjadi kesalahpahaman di antara kedua belah pihak, ada yang menyebutnya dengan fitnah terhadap ustadz Abdul Hakim Abdat yang dikabarkan oleh majalah Risalah, majalah resmi PERSIS. ((Mohon maaf kami tidak dapat menyebutkan referensi lebih lanjut pada edisi berapa karena keterbatasan kami dan kami tidak menemukan penyebutannya di internet (dari beberapa hasil pencarian yang kami lakukan).)) Lalu ustadz berupaya menjelaskan duduk perkaranya ((Lihat pendahuluan al-Masa’il jilid VIII, yang mengklarifikasi tuduhan dari majalah PERSIS Jawa Barat pasca pertemuan tersebut.)) dan bersedia untuk kembali bertemu untuk menyelesaikan permasalahan ini.

Singkat cerita, akhirnya walhamdulillah itikad baik pun terwujud, PERSIS menyelenggarakan acara Mubahasah yang membahas tema ini dengan mengundang 2 ustadz, Abdul Hakim Abdat dan Abu Qatadah ((beliau ini mengenyam pendidikan di lingkungan PERSIS Jawa Barat)) sebagai pembicara. Acara ini tidak membahas polemik apa yang telah terjadi di media cetak (Majalah Risalah dan buku Al-Masaa-il jilid VIII), akan tetapi langsung membahas inti permasalahan, yaitu “Dasar apa yang mengharuskan pemahaman sahabat dijadikan sebagai pedoman dalam memahami Al-Qur’an dan As-Sunnah?”

Sehingga, tidak hanya mengklarifikasi permasalahan yang terjadi dan menghindari polemik yang berkepanjangan, akan tetapi terjadilah acara Mubahasah yang ilmiah dari kedua belah pihak. Walhamdulillah..

ISI VCD
Acara ini dibuka secara resmi oleh ketua Pimpinan Wilayah PERSIS Jawa Barat, Ustadz Muhammad Idad Soemarta. Kemudian dilanjutkan dengan pembahasan pertama yang disampaikan langsung oleh Ketua Umum PP Persis, Ustadz KH Drs Shiddiq Amin, MBA. Setelah itu pembahasan kedua disampaikan oleh Ustadz Abdul Hakim Abdat dan Ustadz Abu Qatadah hafizhahumullah. Dan yang terakhir adalah sesi tanya jawab. VCD ini terdiri dari 3 keping CD, yang berisi sesuai dengan urutan sesi acara.

VCD Pertama
Ustadz Shiddiq Amin memulai bahasannya dengan membacakan makalah ilmiahnya yang berjudul,

“Fenomena Gerakan Dakwah Salafi di Indonesia & Menimbang Argumentasi Manhaj Salafus Shalih Sebagai Dasar Ketiga Sesudah Al-Qur’an dan As-Sunnah”.

Dalam pendahuluan ini, beliau memberikan definisi salaf, lalu menyoroti sejarah dan pembagian kelompok salafi. Selanjutnya, beliau mulai mengajukan pertanyaan, apa dasar keharusan kita mengikuti pemahaman para sahabat radhiyallahu ‘anhum. Pertanyaan ini disertai dengan argumentasi-argumentasi ilmiah.

VCD Kedua
Ustadz Abdul Hakim Abdat memulai pembahasan kedua dengan menekankan kepada inti pembahasan, yaitu asas manhaj salaf, bukan kepada orang/sekelompok yang menisbatkan diri kepada Salaf. Beliau mengungkapkan pentingnya hal ini karena membahas orang/kelompok tertentu tidak akan ada habisnya. Beliau menganalogikan dengan pembahasan tentang Islam dengan kaum muslimiin. Jika kita melihat kepada orangnya (kaum muslimin), maka ada aliran ini dan itu, ada muslim yang zhalim dan lain-lain. Akan tetapi jika kita membahas asas ajaran Islam, maka akan terlihat keindahan dan kebenaran Islam itu sendiri.

Senada dengan gurunya, ustadz Abu Qatadah pun menekankan hal yang sama serta memberikan keterangan tambahan mengenai asas dalam memahami Al-Qur’an dan As-Sunnah.

Untuk mempersingkat uraian VCD ini, kami tidak mengulas sesi ketiga (tanya jawab).

KESIMPULAN
VCD ini sangat bagus untuk menambah wawasan dalam berdiskusi yang baik dan wawasan islam kita secara ilmiah. Lebih dari itu, VCD ini menjelaskan asas manhaj salaf itu sendiri. Yang selanjutnya kita dapat jadikan sebagai acuan untuk menilai siapa saja yang mengaku dirinya sebagai salafi. Sehingga dengan sendirinya kita tidak dapat mengkhususkan diri bahwa hanya kita dan teman-teman kita sajalah yang salafi atau yang benar.

Oleh karena itu, tidak heran mengapa VCD ini tidak untuk diperjualbelikan. Diperbolehkan untuk disebarluaskan tanpa mengubah format dan bentuk VCD aslinya tanpa tujuan komersil. Insya Allah akan kami upayakan untuk menyediakan file-file-nya di server kami untuk didownload dan disebarluaskan.

Semoga Allah memberikan kemudahan bagi siapa saja yang ingin menyebarkan dan mendapatkan VCD ini, amiin. Dan semoga Allah menerima amal ibadah kita, amiin.


UPDATE 2008-06-20 16:26:52: VCD ini telah tersedia gratis untuk didownload.

About these ads

8 Tanggapan to “Sekilas Tentang VCD “Mereka Bertanya Tentang Manhaj Salaf..?””

  1. valian Says:

    assalamu’alaikum warahmatullah
    ‘afwan, ana ingin meminta bantuannya, ana perlu bimbingan yang lebih jelas lagi untuk memiliki CD diskusi Ustadz Abdul Hakim Abdat dan Abu Qatadah dengan Ustadz-ustadz PERSIS. Soalnya setelah download selesai dengan hasil dalam bentuk WinRar. Namun setelah ana mencoba untuk extract tidak bisa ya …. .
    Ana tunggu bantuannya lebih lanjut ya .
    Jazakallahu Khairan

  2. admin Says:

    @valian: ‘Alaikum salam warahmatullah
    Jika anda sudah berhasil mendownload seluruh file rar dari masing-masing CD, anda dapat mengklik ganda pada nama file yang mengandung “part1“, maka WinRar akan dijalankan. Selanjutnya anda tekan tombol “Extract” dan pilih folder di mana anda ingin menyimpan VCD tersebut.

    Setelah masing-masing VCD telah berhasil ekstrak dengan WinRar (yang hasilnya adalah file .nrg), anda klik ganda pada file tersebut sehingga Ahead Nero akan dijalankan. Selanjutnya anda tinggal melakukan proses copy CD.

    Jadi, software yang anda perlukan adalah WinRar dan Ahead Nero Burning ROM. Mudah-mudahan membantu dan anda dapat berhasil memiliki VCD-nya.

  3. ANDRE IBNU AL-RASYID Says:

    Assalamu’alaikum Wr Wb,
    Ana sangat antusias dengan adanya “VCD Hibah” ttg Mubahasah ustadz Abdul Hakim Abdat dgn Persatuan Islam, tetapi bgm ana mendptkannya? karena posisi yang ana Download dari Internet (yang berbentuk Kompressan/rar) tidak bisa ana& sering failed/gagal dalam pengDownloadannya,
    Tolong dibalas jawabannya,
    Jazakumullahi khairan katsira,
    Wassalamu’alaikum Wr Wb

  4. admin Says:

    @ANDRE IBNU AL-RASYID: ‘Alaikum salam warahmatullahi wabarakatuh

    Kami berupaya untuk memberikan wadah agar banyak orang dapat memilikinya, dengan menyediakan file-nya dan membuka forum bagi mereka yang bersedia mengkopikan VCD yang telah mereka miliki kepada kaum muslimin lainnya.

    Demikian yang dapat kami sampaikan. Andai kami dapat membantu anda lebih dari itu. Semoga Allah memudahkan urusan anda.

  5. Ibnu Ruhy Says:

    Adakah bantahan terhadap buku EMOSI OKNUM SALAFI karya Ibnu Muchtar yang membahas/menjawab tuduhan Ust. Hakim Abdat. Mohon infonya…!!!

  6. abu a. muntholib Says:

    bagi orang yang ihlas dalam beragama dan semata-mata mencari ridho allah, dialog yang dua sesion tersebut sudah cukup. kesannya, persis kurang ilmu dalam memahami dien, mencari-cari kelemahan salaf (toh tersingkap juga bahwa mereka yang tercela) dengan mengambil rujukan tentang salafy dari orang yang tidak kompeten, dan khawatir kalau persis tergeser salafy. padahal salafy tidak lebih dari saudara mereka yang mengajak memahami agama seperti pemahaman orang-orang yang sudah diridhoi allah.

    salut buat ustadz qotadah. masih sangat muda sudah mampu menyodorkan argumen pada persis bahwa pembunuh ali-pun juga mengaku berdasarkan pemahaman mereka terhadap al-qurna. semoga persis sadar bahwa apabila mereka tetap memahami al-quran dengan ra’yunya, mereka dapat terjerumus seperti pembunuh ali.

    wallahu a’lam

  7. abunuralif Says:

    Ana sangat kecewa dengan ceramah ustad Shidiq Amin pada tanggal 27 Mei 2009 di Mesjid, Kecamatan Cisayong,Tasikmalaya… Beliau membahas manhaj salaf,syi’ah dll. yang mengecewakan adalah memojokkan salafi dengan perkataan-perkataan yang tidak seharusnya diucapkan oleh seoarang tokoh agama.

    Kalau ceramah beliau terus dilantunkan di setiap daerah,maka fitnah akan terjadi sehingga masyarakat akan ditanamkan rasa antipati dengan sangat bodoh dan bodoh…. terutama kalangan PERSIS… Setahu ana pemahaman PERSIS & SALAFI hampir sama… seharusnya bersatu berdakwah untuk menumbuhkan Sunnah dan mematikan Bid’ah….

    Beliau mengatakan bahwa SALAFI menuduh PERSIS adalah SESAT….pokoknya SESAT…. Benarkah ucapan itu keluar dari para ustad Salafi? atau Oknum Salafi? ini harus dibedakan…

    Ana berharap… cobalah berdialog dan selesaikan masalah ini… karena kalau didiamkan maka akan seperti ini… pak Amin… “melantukan lagu-lagu” untuk memojokkan salafi di Mesjid.

    Wallohu’alam

  8. admin Says:

    @Abu Muntholib: Anda benar, namun komentar anda dapat dianggap meremehkan PERSIS. Mereka belum tentu tercela dalam pengambilan referensi dan saya kira bukan mencari kelemahan, buktinya, jika anda perhatikan, di awal pembahasan mereka sudah pada alur yang benar, namun selanjutnya mereka lebih melihat kepada orang / tokoh atau yang ditokohkan, bukan kepada ajaran, manhaj dan pengertian salaf itu sendiri. Padahal kalau kita melihat dari orang itu akan jadi subjektif dan tidak mencerminkan ajarannya yang salah. Banyak orang muslim yang berbuat maksiat, akan tetapi apakah fakta itu membuat ajarannya (Islam) menjadi tercela? Inilah yang diingatkan dan disinggung kembali oleh ustadz Abdul Hakim dan ustadz Abu Qatadah.

    Akhirnya kita memohon kepada kita dan saudara-saudara kita lainnya untuk selalu diberi petunjuk untuk memahami Islam dengan benar dan diberi kekuatan untuk mengamalkannya sesuai dengan sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

    Wallahu a’lam


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: